TUHAN!!......ERATKANLAH GENGGAMAN ANAK-ANAKKU SABAR DAN SHALAT

 

“Wahai orang-orang yang beriman! Mohonlah pertolongan (dalam menghadapi ujian) dengan sabar dan shalat; sesungguhnya Allah beserta orang-orang yang sabar.”(Qs. Al-Baqarah (2): 153).

 

            Semua orang berharap mempunyai anak yang mudah diatur, shaleh, dan cerdas. Namun untuk sampai ketangga yang diharapkan itu, ada serangkaian ujian yang harus dilalui oleh orangtua. Ada orang tua yang dengan mudah untuk mencapai apa yang diharapkan, tetapi tidak sedikit orangtua yang harus berjibaku menghadapi ujian hingga mendapatkan apa yang diharapkan. Namun banyak pula oarangtua yang menyerah dan tidak berdaya menghadapi ujian ini.

                Anak, bagaimana pun keadaanya, adalah darah daging yang akan menjadi generasi penerus. Memang, ketika anak memberikan agenda yang menjengkelkan,terkadang orangtua merasa kesal. Namun sekali lagi, dia adalah anak yang menjadi investasi bagi orangtua.

                Persoalan yang diberikan oleh anak kepada orangtua merupakan bagian dari perjuangan hidup. Allah begitu mudah untuk menjadikan semua anak menurut, baik, dan sesuai dengan harapan orangtua. Namun justru yang diberikan adalah serangkaian persoalan yang dipecahkan. Tentu ini menjadi taruhan orangtua sebagi bukti kesabaran.

                Pada tingkatan tertentu orangtua akan merasa kesal terhadap agenda persoalan yang diberikan oleh sang buah hati. Namun setelah memahami dan menyadari bahwa apapun yang terjadi, dia adalah anak yang perlu diselamatkan. Maka dituntut satu kesabaran yang tinggi. Karena dengan kesabaran itulah manuasia akan mendapatkan pertolongan dari Allah. Keyakinan inilah yang akan memperkuat orangtua dalam pengasuhan. Seorang ulama, KH.Dindin Solahudin dalam bukunya, “La Tahzan For Parenting” menyatakan bahwa kesabaran yang baik, bermutu, dan terpuji itu sejatinya tidak mengenal habis, putus asa, dan menyerah. Ini artinya, bahwa orangtua yang memiliki kesabaran yang bermutu tinggi dan terpuji, tidak akan mengenal putus asa dalam mendidik anaknya, meskipun agenda permasalahan selalu diberikan anaknya. Ini adalah bagian dari ujian yang diberikan oleh Allah swt kepada hambaNYA yang beriman. Jauhkan pandangan, bahwa kesabaran itu merupakan bukti sebuah kelemahan bagi orangtua dalam mendik anak. Justru sabar adalah bukti kecintaan, ketahanan, dan kekuatan orangtua di dalam mendidik anak. Kekerasan bukanlah jalan terbaik untuk menangani anak-anak yang mempunyai masalah.

Seringkali kita menghadapi agenda permasalahan anak, Agenda permasalahan itu terkadang muncul dari internal anak kita. Namun tidak jarang permasalahan dorongan dari luar. Permasalahan dari luar biasanya tidak terlepas dari kondisi lingkungan yang telah mempengaruhinya. Sehingga anak-anak kita menjadi anak yang berusaha mencari identitas diri, ingin mendapatkan pengakuan.  Kalau seperti ini orangtua betul-betul dituntut untuk memahami, mempelajari, dan menjadi teman untuk bisa menyelesaikan permasalahn yang dihadapi. Untuk masalah ini juga membutuhkan kesabaran.

Perlu dipahami bersama, bahwa sabar bukan menunjukkan seseorang itu lemah, justru sabar adalah bukti bahwa orangtua mempunyai kekuatan,dan  keteguhan dalam mendidik anaknya. Sabar merupakan sikap positif yang dimiliki oleh orangtua. Dengan bersikap sabar, maka banyak manfaat yang didapatkan. Sabar akan selalu berbuah kemuliaan, dan yakin bahwa Allah selalu menolong orang yang sabar, asalkan dengan sandaran yang kuat yaitu dengan shalat dan selalu minta pertolongan kepadaNYA>

By : Cak Gus

Sejarah SMAN 1 Senori

Pendirian SMA (Sekolah Menengah Atas) Negeri 1 Senori, tidak terlepas dari prakarsa para tokoh masyarakat Senori yang bekerjasama dengan Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga kabupaten Tuban pada tahun 2009. Sebelumnya, sekolah ini merupakan kelas jauhnya SMA Negeri 1 Parengan yang berlokasi di kecamatan Senori. Saat itu, tempat untuk mengadakan proses pembelajaran berada Selengkapnya

JoomShaper